You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Moyag
Desa Moyag

Kec. Kotamobagu Timur, Kab. Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara

DESA MOYAG KECAMATAN KOTAMOBAGU TIMUR, KOTA KOTAMOBAGU Jl. Lorong Dakoulu Komplek Lapangan Gelora Moyag Kode POS 95712 DESA MOYAG Sangadi Moyag Bapak Irwan Pontoh Menghimbau Kepada Masyarakat Desa Moyag Agar Dapat Menjaga Lingkungan Rumah Masing-masing Buanglah Sampah Pada Tempatnya "Lipu' Modarit Masyarakat Mosehat" #Jagalahkebersihan#

Desa Moyag Gelar Rembug Stunting 2027, Susun Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

ARDI LAHAJI 04 Juni 2026 Dibaca 19 Kali
Desa Moyag Gelar Rembug Stunting 2027, Susun Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

WhatsApp_Image_2026-06-03_at_13-50-46_(2) 

MOYAG – Pemerintah Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, menggelar Rembug Stunting Desa Tahun 2027 pada Rabu, 03 Juni 2026, bertempat di Balai Pelatihan Desa Moyag. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai unsur lintas sektor.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sangadi Moyag, Bapak Irwan Pontoh; Perwakilan Camat Kotamobagu Timur; Perwakilan Puskesmas Kotobangon; Pendamping Lokal Desa; Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat; BPD; LPM; TP-PKK; Kader Pembangunan Manusia; Kader Posyandu; Bidan Desa; serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Sangadi Moyag menyampaikan bahwa rembug stunting merupakan forum penting untuk menyatukan langkah seluruh elemen desa. "Stunting bukan hanya urusan kesehatan, melainkan tanggung jawab kita bersama. Rembug ini menjadi wadah untuk menyepakati langkah konkret agar anak-anak Moyag dapat tumbuh sehat dan cerdas," tegasnya.

Perwakilan Puskesmas Kotobangon dalam paparannya menyebutkan bahwa berdasarkan data terakhir, Desa Moyag mencatat 0 kasus stunting. Meski demikian, masih terdapat 1 balita dengan status gizi kurang dan 6 balita dengan berat badan kurang. “Intervensi harus dilakukan secara konvergen, mulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, hingga balita,” jelasnya.

Kader Pembangunan Manusia Desa Moyag kemudian memaparkan hasil pemetaan 5 paket layanan esensial. Dari hasil diskusi, peserta rembug menyepakati beberapa program prioritas untuk tahun 2026, antara lain:

  1. Peningkatan Sarana Posyandu: Pengadaan 11 meja lengkap dengan taplak untuk pelayanan 6 Standar Pelayanan Minimal, 150 kursi plastik, dan pemeliharaan WC Balai Pelatihan guna mempermudah pelayanan Posyandu.
  2. Dukungan Operasional Kader: Pengadaan 6 seragam/batik untuk Kader PPKBD dan Sub PPKBD, serta penambahan tunjangan atau uang transport bagi kader yang melakukan kunjungan rumah kepada warga yang tidak hadir di Posyandu.
  3. Alat Kesehatan & Bahan Habis Pakai: Pengadaan 1 unit glukometer digital, 4 kotak stik kolesterol, 4 kotak stik gula darah, 4 kotak jarum lancet, 4 kotak alkohol swab, 2 kotak sarung tangan medis, dan 5 buah buku catatan hasil untuk skrining selama 1 tahun.
  4. Peningkatan Kapasitas & Edukasi: Sosialisasi/pelatihan bagi remaja putri SMP dan SMA, sosialisasi bagi calon pengantin dan pengantin baru, pembinaan ekonomi rumah tangga, lomba remaja, serta kegiatan Zumba untuk ibu-ibu.
  5. Sarana Pendukung Lainnya: Pengadaan ATK, tempat sampah, alat kebersihan, 1 bantal kepala, 2 meter alas goro, serta pembangunan WC umum.
  6. Penguatan Data: Pendataan warga oleh Ketua RT berupa Kartu Keluarga dan KTP, serta imbauan aktif dari pemerintah desa pada setiap kegiatan kemasyarakatan untuk meningkatkan kehadiran warga di Posyandu.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara dan Komitmen Bersama Pencegahan Stunting oleh seluruh peserta. Komitmen tersebut akan menjadi dasar penyusunan RKP Desa dan APB Desa Tahun Anggaran 2027.

Pendamping Lokal Desa mengapresiasi keseriusan Desa Moyag. “Rembug hari ini sangat partisipatif. Usulan kegiatannya konkret dan menyasar langsung ke hulu-hilir penanganan stunting. Selanjutnya perlu kita kawal bersama realisasinya,” ujar PLD.

Dengan adanya Rembug Stunting ini, Pemerintah Desa Moyag berharap dapat mempertahankan status zero stunting serta terus berkolaborasi dengan seluruh kader dalam upaya pencegahan stunting pada tahun 2027.

#DesaMoyag #RembugStunting2026 #CegahStunting #DesaBisa #KemendesPDTT #Kotamobagu

 

 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image